Selasa, 16 April 2013

PENCIPTAAN ALAM SEMESTA MENURUT ALQURAN DAN ALKITAB KRISTEN


PENCIPTAAN ALAM SEMESTA MENURUT ALQURAN DAN ALKITAB KRISTEN

by Penjaga Kitabullah (Notes) on Tuesday, April 16, 2013 at 7:31pm

PENCIPTAAN ALAM SEMESTA MENURUT ALQURAN DAN ALKITAB KRISTEN

=====

PENCIPTAAN ALAM SEMESTA MENURUT AL-QURAN

Ayat yang dimaksud adalah surah Fushshilat dan surah Yunus tentang waktu penciptaan alam semesta. Dalam surah Fushshilat:

Ayat 9: bumi diciptakan dalam 2 masa.

Ayat 10: penciptaan gunung dalam 4 masa.

Ayat 12: langit diciptakan dalam 2 masa. Lalu orang menyimpulkan, penciptaan alam semesta adalah dalam (2+4+2) = 8 masa.

Dengan demikian, surah ini bertentangan dengan surah Yunus ayat 3 yang menyatakan alam semesta diciptakan dalam 6 masa.

QS 10:3

إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ ۖ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ ۖ مَا مِن شَفِيعٍ إِلَّا مِن بَعْدِ إِذْنِهِ ۚذَٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ فَاعْبُدُوهُ ۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ [١٠:٣]
Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy untuk mengatur segala urusan. Tiada seorangpun yang akan memberi syafa'at kecuali sesudah ada izin-Nya. (Dzat) yang demikian itulah Allah, Tuhan kamu, maka sembahlah Dia. Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran?
﴿٣﴾

-----

Surah Fushshilat yang dianggap bertentangan dengan surah Yunus 3 adalah,

QS 41:9

۞ قُلْ أَئِنَّكُمْ لَتَكْفُرُونَ بِالَّذِي خَلَقَ الْأَرْضَ فِي يَوْمَيْنِ وَتَجْعَلُونَ لَهُ أَندَادًا ۚ ذَٰلِكَ رَبُّ الْعَالَمِينَ [٤١:٩]
Katakanlah: "Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya? (Yang bersifat) demikian itu adalah Rabb semesta alam".
﴿٩﴾

-----

QS 41:12

فَقَضَاهُنَّ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ فِي يَوْمَيْنِ وَأَوْحَىٰ فِي كُلِّ سَمَاءٍ أَمْرَهَا ۚ وَزَيَّنَّا السَّمَاءَ الدُّنْيَا بِمَصَابِيحَ وَحِفْظًا ۚ ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ [٤١:١٢]
Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa. Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.
﴿١٢﴾

MAHA BENAR ALLAH DENGAN SEGALA FIRMAN NYA

=====

Ketika membaca surah Fushshilat ayat 9-10, para pendusta Al-Qur’an hanya terpaku pada angka-angka, tanpa meneliti redaksinya, sehingga ada kesalahan (salah kaprah) yang disengaja ketika membaca surah ini.

Jika dicermati, surah Fushshilat 9 hanya menyebutkan penciptaan bumi dalam 2 masa (fii yaumain).

Sementara Fushilat 10 menceritakan masa penciptaan bumi dan segala isinya (gunung, tumbuhan, hewan dan lainnya) dalam 4 masa (fii arba’ati ayyaam).

Sedangkan, surah Fushshilat 11-12 menyebutkan, Allah menciptakan langit (saja) dalam 2 masa.

Dari surah Fushshilat 9 dan 10 dapat dipahami bahwa Allah menciptakan bumi selama 2 masa, menjadikan gunung dan semua isi bumi dalam 2 masa dan menciptakan langit juga 2 masa.

Dari surat Fushshilat 9-12 disimpulkan, masa penciptaan bumi, isi bumi dan langit adalah (2+2+2) = 6 masa.

Jadi, ayat ini sama sekali tidak bertentangan dengan surah Yunus.

=====

SEBAGAI PEMBANDING PENCIPTAAN ALAM SEMESTA MENURUT ALKITAB KRISTEN ?

Sebaliknya, AlKitab Kristen justru menyimpan kemusyrikan dalam menjelaskan penciptaan alam. Berikut di antaranya:

-----

Hari pertama, Tuhan menciptakan langit dan bumi dalam keadaan kosong dan gelap gulita. Lalu, menjadikan terang yang memisahkan pagi dan petang. (Kejadian 1:1-5).

Kejadian 1 TB

1* ¶ Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.
2* Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.
3* ¶ Berfirmanlah Allah: “Jadilah terang.” Lalu terang itu jadi.
4* Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap.
5 Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama.

-----

Hari kedua, Tuhan menciptakan langit (Kejadian 1:6-8).

Kejadian 1 TB

6* ¶ Berfirmanlah Allah: “Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air.”
7 Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian.
8 Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua.

-----

Hari ketiga, Tuhan menciptakan tumbuh-tumbuhan (Kejadian 1:9-13).

Kejadian 1 TB

9 ¶ Berfirmanlah Allah: “Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering.” Dan jadilah demikian.
10* Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
11* Berfirmanlah Allah: “Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi.” Dan jadilah demikian.
12* Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
13 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga.

-----

Hari keempat, Tuhan menciptakan matahari dan bintang (Kejadian 1:14-19).

Kejadian 1 TB

14* ¶ Berfirmanlah Allah: “Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun,
15 dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi.” Dan jadilah demikian.
16* Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang.
17 Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi,
18 dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
19 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keempat.

-----

Hari kelima, Tuhan menciptakan binatang laut dan burung (Kejadian 1:20-23).

Kejadian 1 TB

20* ¶ Berfirmanlah Allah: “Hendaklah dalam air berkeriapan makhluk yang hidup, dan hendaklah burung beterbangan di atas bumi melintasi cakrawala.”
21* Maka Allah menciptakan binatang-binatang laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan dalam air, dan segala jenis burung yang bersayap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
22* Lalu Allah memberkati semuanya itu, firman-Nya: “Berkembangbiaklah dan bertambah banyaklah serta penuhilah air dalam laut, dan hendaklah burung-burung di bumi bertambah banyak.”
23 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kelima.

-----

Hari keenam, Tuhan menciptakan makhluk hidup, ternak, binatang dan Adam, manusia pertama (Kejadian 1:24-31).

Kejadian 1 TB

24* ¶ Berfirmanlah Allah: “Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis makhluk yang hidup, ternak dan binatang melata dan segala jenis binatang liar.” Dan jadilah demikian.
25* Allah menjadikan segala jenis binatang liar dan segala jenis ternak dan segala jenis binatang melata di muka bumi. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
26* ¶ Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”
27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.
28* Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”
29* ¶ Berfirmanlah Allah: “Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu.
30 Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya.” Dan jadilah demikian.
31* ¶ Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.

-----

Hari ketujuh, Tuhan berhenti dari segala pekerjaan-Nya yang disebut sebagai Hari Sabat Tuhan (Kejadian 2:2, Keluaran 20:10-11, Ulangan 5:14).

Kejadian 2 TB

2* Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu.

Keluaran 20 TB

10 tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu.
11 Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.

Ulangan 5:14

14 tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau lembumu, atau keledaimu, atau hewanmu yang manapun, atau orang asing yang di tempat kediamanmu, supaya hambamu laki-laki dan hambamu perempuan berhenti seperti engkau juga.

=====

LOGIKA PENCIPTAAN ALAM SEMESTA VERSI ALKITAB KRISTEN

Kisah penciptaan alam versi AlKitab Kristen sangat bertentangan dengan sains. Perhatikanlah logika berikut ini:

Hari pertama, Tuhan menciptakan bumi lengkap dengan terang dan gelap sehingga ada siang dan malam. Padahal, Bibel menerangkan matahari baru diciptakan pada hari keempat. Bukankah tak akan ada siang dan malam tanpa matahari? Kemudian, diciptakan tanaman dan pepohonan pada hari ketiga. Aneh bukan? Bagaimana tumbuhan bisa hidup tanpa matahari? Bukankah tumbuhan memerlukan sinar matahari untuk proses fotosintesis dan proses alam lainnya?

Seharusnya, matahari diciptakan lebih dulu sebelum penciptaan siang-malam dan tumbuhan. Para pendusta Al-Qur‘an tak memahami pengertian “kontradiksi”, sehingga menimbulkan misinterpretasi.

=====

Berikut contoh kontradiksi yang nyata. Injil menyebut batasan umur manusia maksimal 120 tahun saja. “Berfirmanlah Tuhan: Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja,” (Kejadian 6:3).“Maka berkatalah Tuhan, Aku tidak memperkenankan manusia hidup selama-lamanya; mereka makhluk fana, yang harus mati. Mulai sekarang umur mereka tidak akan melebihi 120 tahun,” (Kejadian 6:3, Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari).Batasan usia dalam Bibel ini ternyata salah.

Faktanya, banyak orang yang usianya lebih dari 120 tahun. Antara lain, Nabi Adam hidup selama 930 tahun (Kejadian 5:3-5), Nuh berusia 950 tahun (Kejadian 9:29), Set berumur 912 tahun (Kejadian 5:6–8), Enos hidup selama 905 tahun (Kejadian 5:9-11), Kenan berumur 910 tahun (Kejadian 5:12-14).Mahalaleel selama 895 tahun (Kejadian 5:15-17), Yared berumur 962 tahun (Kejadian 5:18-20), Henokh usianya sampai 365 tahun (Kejadian 5:21- 23), Metusalah berumur 969 tahun (Kejadian 5:25-27), Sem hidup selama 600 tahun (Kejadian 11:10-11), dan lainnya.Hal yang serupa tak akan ditemukan dalam al-Qur`an.

=====

Baca juga ulasan berikut ini

109 APAKAH TUHAN MEMERLUKAN ISTIRAHAT DI SURGA ?
https://www.facebook.com/groups/PenjagaKitabullah/permalink/433458700066011/?notif_t=like

107 KRISTEN BERTANYA, ALLAH ADA DIMANA ?
https://www.facebook.com/groups/PenjagaKitabullah/permalink/433366030075278/?notif_t=like

=====
.
Like ·  ·  · Promote · 

9 komentar:

  1. Yth, Admin Penjaga Kitabullah,
    Sebagai penjaga Kitabullah harusnya JUJUR dalam menganalisa surah Fushshilat Ayat: 9 dan 10. Berikut ini saya tampilkan ayat yang sebenarnya :

    Katakanlah: "Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya? (Yang bersifat) demikian itu adalah Rabb semesta alam".
    (QS: Fushshilat Ayat: 9)

    Dan dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni)nya dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya.
    (QS: Fushshilat Ayat: 10)

    Jelas-jelas kalau admin mau JUJUR ayat 10 menyebutkan "menyiptakan di bumi itu gunung-gunung" artinya bumi sudah tercipta dan di ayat 10 Alloh hanya menciptakan gunung-gunung saja.

    Anda jelas TIDAK JUJUR dengan mengatakan bahwa :
    Sementara Fushilat 10 menceritakan masa penciptaan bumi dan segala isinya (gunung, tumbuhan, hewan dan lainnya) dalam 4 masa (fii arba’ati ayyaam).

    Jangan membodohi umat muslim dengan kebohongan,kasihan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yth, Admin Penjaga Kitabullah,
      Sebagai penjaga Kitabullah harusnya JUJUR dalam menganalisa surah Fushshilat Ayat: 9 dan 10. Berikut ini saya tampilkan ayat yang sebenarnya :

      Katakanlah: "Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya? (Yang bersifat) demikian itu adalah Rabb semesta alam".
      (QS: Fushshilat Ayat: 9)

      Dan dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni)nya dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya.
      (QS: Fushshilat Ayat: 10)

      Jelas-jelas kalau admin mau JUJUR ayat 10 menyebutkan "menyiptakan di bumi itu gunung-gunung" artinya bumi sudah tercipta dan di ayat 10 Alloh hanya menciptakan gunung-gunung saja.

      Anda jelas TIDAK JUJUR dengan mengatakan bahwa :
      Sementara Fushilat 10 menceritakan masa penciptaan bumi dan segala isinya (gunung, tumbuhan, hewan dan lainnya) dalam 4 masa (fii arba’ati ayyaam).

      Jangan membodohi umat muslim dengan kebohongan,kasihan.

      TOLONG JANGAN DI HAPUS

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  2. Pengertian gunung-gunung itu luas, bukan berarti hanya menciptakan gunung saja...
    Logika: penciptaan langit 2 masa dan penciptaan bumi 2 masa dan penciptaan gunung-gunung 4 masa, dan totalnya 8... Menurut saya hal tersebut tidak masuk akal, penciptaan bumi sudah termasuk ke dalam penciptaan langit yang luas (alam semesta) lalu Allah membuat gunung-gunung selama 4 masa.
    Jadi, penciptaan langit dan bumi = 2 masa dan penciptaan gunung-gunung = 4 masa. Total jadi 6 masa. Simpel.

    BalasHapus
  3. masih ada banyak lagi bung ayat'' al kitab yg bikin aku tertawa kocakkk seperti kejadian pasal 6:7 maka yahuwe berfirman '' aku akan menghapus manusia yang telah aku ciptakan dari permukaan bumi . dari manusia hingga binatang peliharaan binatang merayap dan makhluk terbang di langit karna aku sungguh menyesal bahwa aku telah membuat mereka.. tuhan mereka ternyata bisa menyesal......koplakkk

    BalasHapus
    Balasan
    1. nggak mungkinlah Alqurán dibandingkan dengan alkitab, jauhlaahhhh...... Alqurán murni dari Sang Khaliq, sedangkan alkitab walau masih ada sebahagian kecil firman Allah itupun sudah diplesetkan untuk kepentingan nhawa nafsu manusia, sedangkan sebahagian besarnya adalah karangan manusia bodoh yang hanya mementingkan hawa nafsu belaka, makanya alkitab bukan sebagai kitab suci tapi buku humor yang bila dibaca kita bisa ketawa terbahak-bahak. lihat apa kata alkitab tentang bumi, bahwa bumi itu hamparan bukan bulat seperti kenyataannya. baca: Matius 24:31Markus 13:27Wahyu 7:1Wahyu 20:8Matius 4:8Lukas 4:5Daniel 4:10. Galeleo galile pernah membuat teori bahwa bumi itu bulat, malahan dihukum mati oleh gereja karena mempunyai ide yang bertentangan dengan alkitab yang menyetakan bumi hamparan. hahahahaahahaaaaaaaahhahahaahhaaaaaaahhhhhhhhhhhhh.

      Hapus
  4. kata berkuasa padahal ada manusia yang dimakan oleh ikan jerung ,singa dan bermacam binatang buas

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  6. Lamanya penciptaan bumi dan langit dalam QS Fussilat: 9-12 yaitu,

    Ayat 9;

    “bumi di ciptakan dalam 2 masa (bukan 4 masa)”.

    Bumi di ciptakan lebih dulu dari langit yang masih berupa asap di ayat 11.

    Ayat 10;

    “Dan di bumi (yang di ciptakan dalam 2 masa) itu di ciptakan gunung gunung. (setelah itu) Dia memberkahi dan menentukan padanya (bumi dan gunung gunung) kadar makanan makanan penghuninya dalam 4 masa (bukan 2 masa)”.

    Ada 3 aktivitas dalam ayat 9-10 tersebut, yaitu:

    1. Menciptakan bumi dan gunung gunung.
    2. Memberkahi dan-
    3. Menentukan padanya (pada bumi dan gunung gunung) kadar makanan bagi penghuninya.

    Jadi, aktivitas penciptaan bumi dan gunung gunung dalam 2 masa terjadi di ayat 9-10a.

    Sesudah penciptaan bumi dan gunung gunung tersebut; terjadi aktivitas pemberkahan dan penentuan kadar makanan dalam 4 masa (bukan 2 masa) di ayat 10b.

    Pemberkahan dan penentuan kadar makanan pada bumi dan gunung itu, SESUDAH penciptaan, BUKAN penciptaan.

    Ayat 11;

    “Kemudian Dia menuju penciptaan langit, dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepada langit dan kepada bumi: “datanglah kamu keduanya menurut perintahku dengan suka hati atau terpaksa”. Keduanya menjawab: “kami datang dengan suka hati”.

    Langit masih berupa asap dan bumi yang sudah di ciptakan 2 masa di ayat 9 itu menghadap Dia.

    Ayat 12;
    “Maka Dia menjadikan 7 langit dalam 2 masa”.

    Jadi,

    Lamanya penciptaan 1 bumi dan gunung gunung adalah 2 masa + 2 masa penciptaan 7 langit = 4 Masa (bukan 2 masa)

    4 masa pemberkahan dan penentuan kadar makanan pada bumi dan gunung gunung di ayat 10b itu, SESUDAH penciptaan, BUKAN penciptaan.

    BalasHapus